{"id":13982,"date":"2018-09-21T10:21:48","date_gmt":"2018-09-21T00:21:48","guid":{"rendered":"http:\/\/www.aiya.org.au\/?p=13982"},"modified":"2021-07-10T12:43:02","modified_gmt":"2021-07-10T02:43:02","slug":"ulasan-singkat-kemeriahan-asian-games-2018","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/2018\/09\/21\/ulasan-singkat-kemeriahan-asian-games-2018\/","title":{"rendered":"Ulasan Singkat Kemeriahan Asian Games 2018"},"content":{"rendered":"<p>Salah seorang anggota komite AIYA Jakarta, Aulia Rifqy, berbagi pengalamannya selama menjadi tim sukarelawan di perhelatan Asian Games Agustus lalu. Berikut Aulia berbagi pengalamannya secara ringkas kepada AIYA \u00a0bersama dengan potret-potret kemeriahan Asian Games di Jakarta lalu.<a href=\"http:\/\/www.aiya.org.au\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/6.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-14068\" src=\"http:\/\/34.101.188.30\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/6-1024x576.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"360\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Kaka sang maskot Asian Games 2018 menyambut para pengunjung di pintu masuk GBK<\/em><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p>Pada tanggal 18 Agustus \u2013 2 September 2018, Indonesia berhasil menggelar perhelatan olahraga terbesar di Asia. Jakarta dan Palembang menjadi tuan rumah perhelatan pesta olahraga tersebut yang diikuti oleh 45 negara di Asia dengan jumlah atlet dan <em>official<\/em> lebih dari 16 ribu peserta.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.aiya.org.au\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/2.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-14065\" src=\"http:\/\/34.101.188.30\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/2-1024x576.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"360\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Potret kemeriahan yang didominasi oleh merah-putih warna kebangsaan Indonesia<\/em><\/p>\n<p>Pada pembukaan Asian Games tersebut, Indonesia berhasil memukau jutaan pasang mata yang hadir di stadion utama Gelora Bung Karno dengan pertunjukan kolosal yang megah dan menampilkan kolaborasi keragamaan budaya nusantara dari Aceh hingga Papua. Acara upacara pembukaan tersebut mendapt pujian tidak hanya dari Asia tapi dari Dunia International yang menggangap acara opening Asian Games setara dengan kelas Olimpiade.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.aiya.org.au\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/4.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-14067\" src=\"http:\/\/34.101.188.30\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/4-1024x576.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"360\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Mengusung tema &#8220;Energy of Asia&#8221; panggung megah ini menampilkan berbagai kekayaan budaya Indonesia \u00a0\u00a0<\/em><\/p>\n<p>Setelah acara opening ceremony, beberapa Cabang olahraga mulai dipertandingkan. China yang menurunkan jumlah atlet terbanyak berhasil menjadi juara umum pada pesta olahraga tersebut, disusul oleh Jepang pada posisi kedua, Korea Selatan ketiga. Indonesia sebagai tuan rumah tampil sangat maksimal dengan masuk di posisi 4 besar dengan perolehan 31 Mendali Emas dan cabang olahraga Pencak Silat olahraga asal Indonesia sebagai penyumbang terbanyak Mendali emas tersebut.<\/p>\n<p>Tidak hanya soal olahraga, ternyata Asian Games meberikan efek persatuan baik di wilayah Asia dan di Indonesia itu sendiri sebagai tuan rumah. Untuk wilayah Asia, Korea Utara dan Korea selatan bersatu di dalam sebuah bendera unifikasi korea dan mendapat banyak pujian dari masyarakat International. Dan juga di Indonesia, momen persatuan ketika atlet pencak silat berhasil mendapatkan emas dan memeluk Presiden Jokowi dan Rival dalam Politik nya Prabowo adalah momen yang sangat viral di Indonesia dan kembali menguatkan persatuan kita!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>One of AIYA Jakarta committee members, Aulia Rifqy, shared his experience during a volunteer team at the Asian Games event last August. Next, Aulia shared his experience briefly with AIYA [&hellip;]<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/aiya.org.au\/id\/2018\/09\/21\/ulasan-singkat-kemeriahan-asian-games-2018\/\" class=\"more-link style1-button\">Read More<\/a><\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":14066,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[508],"tags":[],"class_list":["post-13982","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog"],"translation":{"provider":"WPGlobus","version":"3.0.2","language":"id","enabled_languages":["au","id"],"languages":{"au":{"title":true,"content":true,"excerpt":false},"id":{"title":true,"content":true,"excerpt":false}}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13982","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13982"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13982\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13982"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13982"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13982"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}