{"id":17540,"date":"2020-04-30T12:57:04","date_gmt":"2020-04-30T02:57:04","guid":{"rendered":"http:\/\/www.aiya.org.au\/?p=17540"},"modified":"2021-07-10T11:37:41","modified_gmt":"2021-07-10T01:37:41","slug":"tips-ramadhan-sehat-saat-puasa-a-la-aiya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/2020\/04\/30\/tips-ramadhan-sehat-saat-puasa-a-la-aiya\/","title":{"rendered":"Tips Ramadhan Sehat Saat Puasa A la AIYA"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/www.aiya.org.au\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/15575826395cd6d32fd40fd.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-17541 alignleft\" src=\"http:\/\/34.101.188.30\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/15575826395cd6d32fd40fd-300x187.jpg\" alt=\"\" width=\"390\" height=\"243\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt;\">Versi bahasa Inggris, klik di <a href=\"https:\/\/www.aiya.org.au\/2020\/04\/ramadhan-healthy-tips-when-fasting-a-la-aiya\/\">sini<\/a><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt;\">Puasa di bulan Ramadhan membawa banyak dampak positif jika dilaksanakan dengan benar. Selain membawa ketenangan, puasa juga akan membuat tubuh tetap sehat dan bugar. Puasa juga diklaim sebagai proses detoksifikasi yang baik bagi tubuh. Nah, kali ini tim AIYA National akan membagikan beberapa tips agar kalian tetap bisa bugar selama menjalani puasa yang dirangkum dari berbagai sumber. Let\u2019s go :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt;\"><strong>Makan tepat waktu dan porsi yang cukup<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt;\">Bagi kamu yang sedang menjalani puasa sebaiknya segerakanlah berbuka jika sudah waktunya dan jangan sampai tidak makan saat sahur. Kamu juga harus tetap memperhatikan jumlah makanan yang dikonsumsi ketika sahur dan berbuka. Konsumsi makanan berlebih akan berakibat pada keram perut atau diare. Sebaiknya jangan dulu mengonsumsi makanan dengan kandungan asam tinggi atau terlalu pedas ketika berbuka karena akan memicu naiknya asam lambung yang menyebabkan mual.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt;\"><strong>Kurangi konsumsi makanan manis<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt;\">Mengnonsumsi makanan dengan kandungan gula tinggi ternyata tidak bagus bagi kesehatan dan proses puasa itu sendiri. Kebanyakan gula dan makanan atau minuman manis justru akan menyebabkan rasa lapar yang terlalu cepat. Selain itu, mengonsumsi makanan manis saat sahur akan membuat tubuh terasa lemas di siang hari. Menurut <em>halodoc.com <\/em>hal ini karena gula hanya memberikan banyak energi pada waktu berbuka hingga tengah malam. Jika sudah waktunya sahur dan berpuasa, kamu akan merasa sangat lemas, ngantuk, pusing, bahkan memiliki suasana hati yang cepat berubah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt;\"><strong>Perbanyak Minum Air Putih<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt;\">Melaksanakan puasa dalam cuaca panas merupakan sebuah tantangan. Mengonsumsi cukup air putih sebelum melaksanakan puasa adalah salah satu cara agar kamu tidak dehidrasi. Lakukan pola 2-2-2-2 selama masa puasa yaitu 2 gelas saat berbuka, 2 gelas saat tarawih, 2 gelas saat hendak tidur dan 2 gelas saat sahur. Sementara waktu hindari kopi ketika sahur karena kandungan kafein dalam kopi akan membuat kamu merasakan haus yang berlebihan ketika berpuasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt;\"><strong>\u00a0<\/strong><\/span><span style=\"font-size: 10pt;\"><strong>Olahraga<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt;\">Iya, olahraga. Selama menjalani puasa kamu tetap bisa berolahraga, namun perlu diperhartikan adalah jenis olahraga yang dilakukan sampai dengan intensitas latihan. Disarankan untuk berolahraga ringan selama 30 menit sebelum atau setelah berbuka puasa agar energi tetap seimbang dan tidak akan terlalu banyak menghabiskan energi tubuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt;\"><strong>Tidur yang cukup<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt;\">Berpuasa kadang menyebabkan tubuh merasa lebih cepat lelah. Nah, pastikan kamu tidur dengan pola yang teratur dan tidak berlebihan yah. Aturlah waktu tidurmu dengan benar sehingga kebutuhan 6 sampai 8 jam per harinya terpenuhi. Dengan mengatur jam tidur seperti ini kamu akan terhindar dari sakit, stress, suasana hati yang berubah-ubah dan bisa lebih fokus. Tidur juga bisa menjadi salah satu sumber energi yang besar ketika sedang berpuasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt;\">Nah, itu dia lima tips dari tim AIYA National tentang beberapa hal yang bisa kalian lakukan agar ibadah puasa Ramadan bisa berjalan dengan baik. Kuncinya adalah selalu memperhatikan apa yang kalian konsumsi sebelum dan sesudah berpuasa. Penting untuk selalu mengutamakan makanan yang kaya serat, vitamin dan mengandung gula alami misalnya sayuran dan buah-buahan yang akan membantuk kamu kenyang lebih lama. Oh iya, jika kamu merasakan bibir mulai kering ketika menjalani puasa dianjurkan untuk tidak membasahinya dengan ludah karena ternyata akan semakin membuat bibirmu kering. Gunakan lip balm atau pelembab khusus bibir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt;\">Selamat berpuasa untuk kamu yang merayakannya, yah. Semoga puasanya berkah!<\/span><\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 8pt;\">Referensi:<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 8pt;\">Halodoc.com<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 8pt;\">Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. 5 Tips for Fasting the Healthy Way.<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 8pt;\">Live Strong. Diakses pada 2020. Foods to Eat After Breaking a Fast.<\/span><br \/>\n<span style=\"font-size: 8pt;\">Healthline. Diakses pada 2020. How to Fast Safely: 10 Helpful Tips.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Versi bahasa Inggris, klik di sini Puasa di bulan Ramadhan membawa banyak dampak positif jika dilaksanakan dengan benar. Selain membawa ketenangan, puasa juga akan membuat tubuh tetap sehat dan bugar. [&hellip;]<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/aiya.org.au\/id\/2020\/04\/30\/tips-ramadhan-sehat-saat-puasa-a-la-aiya\/\" class=\"more-link style1-button\">Read More<\/a><\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[508],"tags":[],"class_list":["post-17540","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-blog"],"translation":{"provider":"WPGlobus","version":"3.0.2","language":"id","enabled_languages":["au","id"],"languages":{"au":{"title":true,"content":true,"excerpt":false},"id":{"title":false,"content":false,"excerpt":false}}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17540","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17540"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17540\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17540"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17540"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17540"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}