{"id":19500,"date":"2021-01-25T14:56:47","date_gmt":"2021-01-25T03:56:47","guid":{"rendered":"https:\/\/www.aiya.org.au\/?p=19500"},"modified":"2021-07-10T12:10:01","modified_gmt":"2021-07-10T02:10:01","slug":"australia-indonesia-and-the-green-new-deal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/2021\/01\/25\/australia-indonesia-and-the-green-new-deal\/","title":{"rendered":"Australia, Indonesia dan Green New Deal"},"content":{"rendered":"<p><em>Versi Bahasa Inggris, klik di <a href=\"https:\/\/www.aiya.org.au\/2021\/01\/australia-indonesia-and-the-green-new-deal\/\">sini<\/a><\/em><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Frasa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Green New Deal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 telah menjadi sebuah jargon politik. Setelah satu dekade ketidakjelasan, proposal iklim yang sangat komprehensif tersebut terlontar kembali ke agenda politik dengan terpilihnya Alexandria Ocasio-Cortez ke Kongres AS pada 2018.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah beberapa dekade mengadakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) iklim, anggaran karbon, dan target tidak mengikat yang diberlakukan sendiri, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Green New Deal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mengusulkan solusi baru yang mencakup semua tentang krisis iklim.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengingat keunggulan Amerika Serikat dalam politik internasional, konsep <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Green New Deal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> secara alami telah dibahas di seluruh dunia. Sebenarnya, konsep<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Green New Deal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> global pertama kali dikemukakan satu dekade lalu. Lantas bagaimana prospeknya di Australia dan Indonesia?<\/span><\/p>\n<p><b>Apa itu Green New Deal?<\/b><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Green New Deal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mengusulkan mobilisasi sumber daya selama sepuluh tahun untuk secara efektif memerangi tiga krisis yang dihadapi ekonomi kapitalis; perubahan iklim, ketidaksetaraan sosial, dan krisis keuangan yang disebabkan oleh praktik pemberian pinjaman yang buruk, dan jumlah kredit yang tidak diatur. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Green New Deal <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">berupaya untuk mentransisikan masyarakat menuju masa depan yang lebih hijau, melalui perubahan sistemik, di mana negara menginvestasikan sumber daya yang cukup besar ke dalam energi terbarukan, dan transformasi di semua sektor ekonomi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proposal tersebut didasarkan pada kebijakan ekonomi serupa tahun 1930-an, yaitu kebijakan ekonomi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">New Deal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dilancarkan Roosevelt yang membantu Amerika pulih secara efektif dari krisis Depresi Besar. Dibanding status quo target emisi dan KTT iklim yang tidak mengikat, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Green New Deal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berupaya untuk secara bersamaan mengatasi ketidaksetaraan sosial, dan degradasi lingkungan, dengan mengintegrasikan pendekatan rendah karbon ke semua bidang kebijakan pemerintah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Green New Deal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pertama kali diusulkan pada tahun 2007, dan dibangun oleh sekelompok ekonom yang berbasis di London setelah krisis keuangan tahun 2008. Setelah sepuluh tahun absen, pemilihan Ocasio-Cortez telah membawa usulan itu kembali ke dalam agenda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Green New Deal <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di AS saat ini bertujuan untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2030, dan menciptakan jutaan pekerjaan dengan gaji tinggi selama prosesnya, melalui jaminan pekerjaan. Hal ini, kemudian, akan mengatasi ketidaksetaraan sosial, dengan memberi kelompok-kelompok tertindas sarana keuangan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.<\/span><\/p>\n<div id=\"attachment_19501\" style=\"width: 310px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"https:\/\/www.aiya.org.au\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/GND-AOC.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-19501\" class=\"wp-image-19501 size-medium\" src=\"http:\/\/34.101.188.30\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/GND-AOC-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-19501\" class=\"wp-caption-text\">Alexandria Ocasio-Cortez berbicara pada peluncuran Green New Deal. Gambar: Senat Demokrat<\/p><\/div>\n<p><b><i>Green New Deal<\/i><\/b><b> di Indonesia?<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun Indonesia belum berkomitmen untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Green New Deal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, proposal Inisiatif Pembangunan Rendah Karbon-nya memiliki banyak aspirasi yang sama dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Green New Deal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Proposal tersebut dikembangkan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia, dan mengusulkan tiga model pembangunan rendah karbon, dengan yang paling ambisius dari ketiganya yang melibatkan strategi 25 tahun menuju &#8216;Indonesia Emas&#8217; pada tahun 2045.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekalipun model ini masih kurang dibanding mobilisasi 10 tahun yang diusulkan di bawah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Green New Deal <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0AS, proposal tersebut melibatkan mekanisme penetapan harga karbon, penghapusan deforestasi, dan transportasi nol karbon, sehingga memiliki &#8216;Ambisi Setingkat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Green New Deal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8216;.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan Presiden Joko Widodo yang berupaya untuk menetapkan penetapan harga karbon, deklarasi Bali sebagai provinsi energi bersih, dan penurunan deforestasi yang signifikan, The Jakarta Post berpendapat bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Green New Deal <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah &#8216;mimpi yang mungkin&#8217; di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam konteks dampak ekonomi global dari pandemi COVID-19, yang sangat terasa di seluruh Asia Tenggara, artikel terbaru di The Diplomat menganjurkan pemulihan yang mengintegrasikan teknologi berkelanjutan ke dalam stimulus ekonomi. Sembari mengingat tentang dampak industri bahan bakar fosil di negara pengekspor batu bara seperti Indonesia, artikel tersebut menyoroti potensi tenaga surya dan angin yang sangat besar di Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun Indonesia tetap menjadi negara pengekspor batu bara, tingkat ambisi yang ada dalam Inisiatif Pembangunan Rendah Karbon membuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Green New Deal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dapat dicapai.<\/span><\/p>\n<div id=\"attachment_19502\" style=\"width: 310px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"https:\/\/www.aiya.org.au\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/pollution.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-19502\" class=\"wp-image-19502 size-medium\" src=\"http:\/\/34.101.188.30\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/pollution-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-19502\" class=\"wp-caption-text\">Green New Deal bertujuan untuk mengurangi emisi karbon secara drastis. Gambar: Pixabay<\/p><\/div>\n<p><b><i>Green New Deal <\/i><\/b><b>di Australia?<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Partai politik Australia The Greens telah menyerukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Green New Deal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di Australia, dengan alasan bahwa Australia membutuhkan &#8216;rencana tindakan yang berani&#8217; untuk mengatasi emisi karbon, ketidaksetaraan dan pengangguran. Partai tersebut bertujuan untuk menghentikan penggunaan\u00a0 batubara pada tahun 2030, sehubungan dengan jangka waktu 10 tahun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Green New Deal <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di Amerika.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlepas dari tingkat ambisi yang ada dalam proposal yang diajukan oleh The Greens, anggaran federal pemerintah Koalisi baru-baru ini mengalokasikan dana empat kali lebih banyak untuk sektor bahan bakar fosil daripada yang dialokasikannya untuk sektor energi bersih.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alih-alih pembaruan yang diinisiasi oleh energi terbarukan, pemerintah telah memprioritaskan pembangkit listrik tenaga batu bara, dan sedang mengupayakan transisi dari bahan bakar fosil yang diinisiasi oleh penggunaan gas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlepas dari penolakan saat ini terhadap pemulihan dari pandemi yang lebih ramah lingkungan, banyak orang di Australia yang menyerukan peningkatan nyata dalam energi terbarukan. Sebuah survei baru-baru ini menemukan bahwa lebih dari \u00be direktur perusahaan Australia mendukung investasi skala besar dalam energi terbarukan. Setelah musim kebakaran hutan yang menghancurkan di musim panas lalu, banyak orang Australia mulai melihat urgensi dari aksi untuk iklim.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baik di Australia dan Indonesia, keinginan untuk masa depan yang lebih berkelanjutan masih ada, dengan proposal <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Green New Deal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau yang serupa ditemui di kedua negara. Walaupun masih ada banyak hambatan, Indonesia secara khusus telah mengambil langkah-langkah menuju ambisi iklim yang selevel dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Green New Deal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Versi Bahasa Inggris, klik di sini Frasa Green New Deal\u00a0 telah menjadi sebuah jargon politik. Setelah satu dekade ketidakjelasan, proposal iklim yang sangat komprehensif tersebut terlontar kembali ke agenda politik [&hellip;]<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/aiya.org.au\/id\/2021\/01\/25\/australia-indonesia-and-the-green-new-deal\/\" class=\"more-link style1-button\">Read More<\/a><\/p>","protected":false},"author":35,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[508],"tags":[],"class_list":["post-19500","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-blog"],"translation":{"provider":"WPGlobus","version":"3.0.2","language":"id","enabled_languages":["au","id"],"languages":{"au":{"title":true,"content":true,"excerpt":false},"id":{"title":true,"content":true,"excerpt":false}}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19500","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/35"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19500"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19500\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19500"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19500"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aiya.org.au\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19500"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}